Evaluasi Diri Bersama Mbah Suro Dhemit

♠ Posted by Unknown at 21.30

Refreshing Pikiran dan Evaluasi Diri



           Setiap hewan memiliki gaya hidup sendiri-sendiri. Sebagai contoh, harimau. Harimau bisa menjadi jinak, bisa juga menjadi ganas dan berbahaya. Tetapi sebenarnya harimau mempunyai naluri untuk hidup bebas di alam liar. Sehingga harimau yang habitatnya dibatasi terkadang bisa membahayakan manusia karena hewan juga bisa merasakan kejenuhan seperti halnya manusia dan bisa memberontak pada saat yang tak terduga. Kemudian ada kucing yang jinak. Yang selalu dimanja oleh pemiliknya yang membuatnya menjadi hewan yang pemalas. Sama seperti manusia. Apabila manusia hidupnya selalu dimanja maka dia akan menjadi orang yang pemalas. Hewan tidak mempunyai rasio atau akal dan tidak mempunyai nafsu seperti manusia tetapi memiliki naluri. Hewan hanya mempunyai naluri. Naluri untuk melindungi, naluri untuk merias diri dan berkembangbiak. Tidak seperti manusia yang mempunyai nafsu dan akal fikiran. Sehingga manusia rentang akan godaan setan. Apakah kita akan menjadi hewan-hewan seperti harimau dan kucing ? Yang bisa memberontak sewaktu-waktu ? dan menjadi pemalas, yang selalu mengandalkan majikannya ?

            Manusia terkadang mencapai titik jenuhnya dan bisa mengakibatkan pemberontakan. Dan itu biasa terjadi pada remaja yang berusia 16 tahun menuju ke 17 tahun. Pada masa inilah remaja masih mencari jati dirinya dan sangat rentang dengan pergaulan dan kehidupan. Pada saat ini juga kita terkadang seperti kucing yang selalu ingin dimanja dan diperhatikan. Dan terkadang juga bisa menjadi harimau yang membahayakan sekitarnya. Perbedaan manusia dengan hewan sangat tipis. Sehingga manusia harus mempunyai pedoman hidup yaitu AGAMA. A yang berarti tidak dan GAMA yang artinya beraturan. Jadi fungsi dari agama adalah menjadikan hidup manusia menjadi beraturan dan tidak melenceng dari kodratnya. Dengan agama kita akan tidak akan seperti hewan. Dengan agama hidup kita akan menjadi teratur, terarah dan akan konsisten dengan apa yang diyakini.

Jadi tentukanlah hidupmu. Buatlah prinsip hidup dan teguhkanlah.

0 komentar:

Posting Komentar